Kamis, 29 Oktober 2015

Memulihkan Keluarga melalui spiritualitas

Seorang kaya raya bernama Nabal, seorang yang keras kepala dan kasar.  Suatu kali ia lebih menghina Daud dan rombongannya, dibandingkan menghormati atau bahkan melayaninya. Daud adalah seorang nabi Allah yg sedang melaksanakan rencana-NYA.
Pada saat kritis, istri Nabal yakni Abigail, seolah berdiri di antara Nabal dan Daud. Katanya : "Aku sajalah ya tuanku, yang menanggung kesalahan itu. Izinkanlah hambamu ini berbicara kepadamu, dan dengarkanlah perkataan hambamu ini." (1Sam.25:24).
Bak ibarat typologi kristus, Abigail memohonkan pengampunan bg suaminya. Daud mengabulkannya. Katanya : " Terpujilah Tuhan, Allah Israel, yg mengutus engkau menemui aku pd hr ini..
Pulanglah dgn selamat ke rmhmu, lihatlah, aku mendengarkan perkataanmu dan menerima permintaanmu dgn baik." (1Sam.15:32,35).
Kt dpt memulihkan  keluarga  melalui spiritualitas kita, jika diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar