Jumat, 16 Oktober 2015

Ibadah dan Persembahan

Raja Yoas menggantikan Atalya, dan segera memerintahkan pengumpulan dana untuk perbaikan Rumah Tuhan.
Perintah ini baru terlaksana setelah raja membuat kotak persembahan dan memerintahkan bagi seluruh rakyat. Tercatat dlm FT: "Maka bersukacitalah semua pemimpin dan seluruh rakyat, mrk datang membawa pajaknya dan memasukannya ke dlm peti itu sampai penuh." (2Taw.24:10).
Tetapi persembahan mereka itu, krn mrs yakin bhw pemberian mrk akan aman, tdk spt masa2 sebelumnya.
Hal ini tdk mendidik rakyat, shg setelah Imam Yoyada yang mengawasi pelaksanaan pengumpulan persembahan itu meninggal, maka kacaulah kembali ibadah dan persembahan mrk, shg ditimpa murka Tuhan (ay.18).
Ibadah dan persembahan tdk boleh karena paksaan atau pemikiran sendiri. Persembahan kpd Allah  harus dari dlm hati yang murni, yg tergerak oleh ketulusan kasih kpd Allah. Inilah yang berkenan.
TB.
(Pdt. Gideon Eddy)
πŸ‘“πŸΌπŸ‘“πŸΌπŸ‘“πŸΌπŸ‘“πŸΌπŸ‘“πŸΌ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar