Hikmat Allah tidak sama dgn pemikiran yang dihasilkan manusia. Ketika Rasul Paulus berlayar ke Roma, dia berkata kpd perwira di kapal itu : "Sdr2, aku lihat bhw pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran2 dan kerugian besar, bukan saja bg muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita." (Kis.27:10).
Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nahkoda drpd kpd perkataan Paulus, shg mereka tetap melanjutkan pelayarannya, dan akhirnya mengandaskan kapal itu di pantai P.Malta.
Bagaimanapun hikmat dunia sngt berbeda dgn hikmat Allah. Perasaan iri hati atau ambisi, mementingkan kesukaan pribadi, memegahkan diri atau kesombongan, dan dusta melawan kebenaran. Inilah hikmat palsu yg berasal dari dunia, dari nafsu mns, dan dari iblis. (Yak.3:14,15).
Hikmat palsu hny akan berbuahkan celaka. Jauihilah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar