Ketika dalam keadaan serba baik, tiba2 majulah Zerah, org Etiopia, bersama satu juta org pasukannya untuk menyerang.
Keadaan yang tak terduga dan bahaya yang tak terelakkan. Tak ada kesempatan bgs Yehuda dapat lolos dari bahaya ini.
Tapi disaat sulit demikian, Raja Asa berseru kpd Tuhan. Katanya : " Ya Tuhan, selain daripada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya Tuhan, Allah kami, karena kepada-MU lah kami bersandar dan dgn nama-MU kami maju melawan pasukan yg besar jumlahnya ini. Ya Tuhan, Engkau Allah kami, jangan biarkan seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau." (2Taw.14:11).
Disaat mendesak dan tak ada peluang bg pertolongan kita, jgn putus asa. Tetap berharap pd Allah, DIA akan membuka pertolongan, walau hadapi sejuta pasukan musuh.
TB.
(Pdt. Gideon Eddy)
🐸🐼🐸🐼🐸🐼🐸🐼🐸🐼
Amazing-Grace
Renungan Harian ditulis oleh Pdt. Gideon Eddy
Minggu, 01 November 2015
Jumat, 30 Oktober 2015
Berkat Rasa Aman
Raja Asa sempat melakukan sikap2 hidup yang berkenan kpd Tuhan. Ia memerintahkan rakyat Yehuda untuk mencari Tuhan, Allah nenek moyang mereka serta mematuhi hukum dan perintah2nya.
Katanya : "Marilah kita memperkuat kota2 ini dan mengelilinginya dgn tembok beserta menara2nya, pintu2nya dan palang2nya. Negeri masih dalam tangan kita, krn kita mencari Tuhan Allah kita, dan IA mencari kita serta mengaruniakan keamanan kepada kita di segala penjuru." (2Taw.14:7).
Raja Asa sadar betul, berkat rasa aman sebagai kelimpahan yg Allah berikan.
Ia mengalir menyelaraskan dgn berkat-NYA. Maka mereka melaksanakan pembangunan itu dengan berhasil.
Kita perlu peka terhadap berkat keamanan, kenyamanan yg melimpah. Inilah anugrah yg semakin membuat kita memuja Tuhan.
Katanya : "Marilah kita memperkuat kota2 ini dan mengelilinginya dgn tembok beserta menara2nya, pintu2nya dan palang2nya. Negeri masih dalam tangan kita, krn kita mencari Tuhan Allah kita, dan IA mencari kita serta mengaruniakan keamanan kepada kita di segala penjuru." (2Taw.14:7).
Raja Asa sadar betul, berkat rasa aman sebagai kelimpahan yg Allah berikan.
Ia mengalir menyelaraskan dgn berkat-NYA. Maka mereka melaksanakan pembangunan itu dengan berhasil.
Kita perlu peka terhadap berkat keamanan, kenyamanan yg melimpah. Inilah anugrah yg semakin membuat kita memuja Tuhan.
Kamis, 29 Oktober 2015
Memulihkan Keluarga melalui spiritualitas
Seorang kaya raya bernama Nabal, seorang yang keras kepala dan kasar. Suatu kali ia lebih menghina Daud dan rombongannya, dibandingkan menghormati atau bahkan melayaninya. Daud adalah seorang nabi Allah yg sedang melaksanakan rencana-NYA.
Pada saat kritis, istri Nabal yakni Abigail, seolah berdiri di antara Nabal dan Daud. Katanya : "Aku sajalah ya tuanku, yang menanggung kesalahan itu. Izinkanlah hambamu ini berbicara kepadamu, dan dengarkanlah perkataan hambamu ini." (1Sam.25:24).
Bak ibarat typologi kristus, Abigail memohonkan pengampunan bg suaminya. Daud mengabulkannya. Katanya : " Terpujilah Tuhan, Allah Israel, yg mengutus engkau menemui aku pd hr ini..
Pulanglah dgn selamat ke rmhmu, lihatlah, aku mendengarkan perkataanmu dan menerima permintaanmu dgn baik." (1Sam.15:32,35).
Kt dpt memulihkan keluarga melalui spiritualitas kita, jika diperlukan.
Pada saat kritis, istri Nabal yakni Abigail, seolah berdiri di antara Nabal dan Daud. Katanya : "Aku sajalah ya tuanku, yang menanggung kesalahan itu. Izinkanlah hambamu ini berbicara kepadamu, dan dengarkanlah perkataan hambamu ini." (1Sam.25:24).
Bak ibarat typologi kristus, Abigail memohonkan pengampunan bg suaminya. Daud mengabulkannya. Katanya : " Terpujilah Tuhan, Allah Israel, yg mengutus engkau menemui aku pd hr ini..
Pulanglah dgn selamat ke rmhmu, lihatlah, aku mendengarkan perkataanmu dan menerima permintaanmu dgn baik." (1Sam.15:32,35).
Kt dpt memulihkan keluarga melalui spiritualitas kita, jika diperlukan.
Rabu, 28 Oktober 2015
Kaum Ptokhos
Firman Tuhan berkata : "...,Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah." (Luk.6:20).
FT ini memberi kekuatan, jawaban, dan penghiburan bagi mereka yang sedang terhimpit keadaan.
Pada masa itu siapakah yg dimaksud dgn kata 'hoi ptokhoi', atau mereka yg miskin? Dalam PL berbahasa Yunani (Septuaginta), mereka yg dimaksud dgn kata Ptokhoi, adalah yg mereka yg tertindas, sengsara, menderita dan tak memiliki apapun yang dapat diandalkan. Ini termasuk kelompok awam. Mrk yg tak bisa menunjukan ciri kerohanian , spt kelompok imam atau org lewi, yang sdh pasti mendapat keamanan dan keselamatan dlm surga.
Tp ternyata Tuhan memberi juga kesempatan kpd kaum awam. Mrk kaum Ptokhos, dpt memperoleh kebahagiaan, jika mereka mau tinggal dlm Tuhan, bhk bg yg paling 'miskin' sekalipun.
FT ini memberi kekuatan, jawaban, dan penghiburan bagi mereka yang sedang terhimpit keadaan.
Pada masa itu siapakah yg dimaksud dgn kata 'hoi ptokhoi', atau mereka yg miskin? Dalam PL berbahasa Yunani (Septuaginta), mereka yg dimaksud dgn kata Ptokhoi, adalah yg mereka yg tertindas, sengsara, menderita dan tak memiliki apapun yang dapat diandalkan. Ini termasuk kelompok awam. Mrk yg tak bisa menunjukan ciri kerohanian , spt kelompok imam atau org lewi, yang sdh pasti mendapat keamanan dan keselamatan dlm surga.
Tp ternyata Tuhan memberi juga kesempatan kpd kaum awam. Mrk kaum Ptokhos, dpt memperoleh kebahagiaan, jika mereka mau tinggal dlm Tuhan, bhk bg yg paling 'miskin' sekalipun.
Selasa, 27 Oktober 2015
Hikmat Palsu
Hikmat Allah tidak sama dgn pemikiran yang dihasilkan manusia. Ketika Rasul Paulus berlayar ke Roma, dia berkata kpd perwira di kapal itu : "Sdr2, aku lihat bhw pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran2 dan kerugian besar, bukan saja bg muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita." (Kis.27:10).
Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nahkoda drpd kpd perkataan Paulus, shg mereka tetap melanjutkan pelayarannya, dan akhirnya mengandaskan kapal itu di pantai P.Malta.
Bagaimanapun hikmat dunia sngt berbeda dgn hikmat Allah. Perasaan iri hati atau ambisi, mementingkan kesukaan pribadi, memegahkan diri atau kesombongan, dan dusta melawan kebenaran. Inilah hikmat palsu yg berasal dari dunia, dari nafsu mns, dan dari iblis. (Yak.3:14,15).
Hikmat palsu hny akan berbuahkan celaka. Jauihilah.
Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nahkoda drpd kpd perkataan Paulus, shg mereka tetap melanjutkan pelayarannya, dan akhirnya mengandaskan kapal itu di pantai P.Malta.
Bagaimanapun hikmat dunia sngt berbeda dgn hikmat Allah. Perasaan iri hati atau ambisi, mementingkan kesukaan pribadi, memegahkan diri atau kesombongan, dan dusta melawan kebenaran. Inilah hikmat palsu yg berasal dari dunia, dari nafsu mns, dan dari iblis. (Yak.3:14,15).
Hikmat palsu hny akan berbuahkan celaka. Jauihilah.
Senin, 26 Oktober 2015
Tantangan Pengujian Iman
Saat ibu Yakobus dan Yohanes mengajukan permintaan kepada Tuhan Yesus, yakni agar mendapat tmpt di kiri dan kanan, dlm Kerajaan Allah kelak.
Tuhan berfirman bg mrk : " Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Ku-minum?". Kata mereka kepada-NYA : 'Kami dapat' . Yesus berkata kepada mereka : 'Cawan-KU memang akan kamu minum,..' . " (Mat.20:22,23).
Orang seringkali menganggap ringan untuk 'harga' yg harus dibayar dlm mengikut Tuhan. Bahkan orang tuapun kadang tidak sadar akan tantangan yang akan dihadapi anak2 mereka saat menjalani hidup ini.
Tuhanpun berfirman bhw 'Cawan' tantangan pengujian iman, akan mereka minum.
Artinya, jangan pernah anggap remeh tantangan hidup tanpa bersandar pada Tuhan. bagi anak2 kitapun hrs selalu dlm penyerahan diri kpd Tuhan.
Tak ada peluang bg org yang merasa diri mampu berjalan tanpa Allah.
Tuhan berfirman bg mrk : " Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Ku-minum?". Kata mereka kepada-NYA : 'Kami dapat' . Yesus berkata kepada mereka : 'Cawan-KU memang akan kamu minum,..' . " (Mat.20:22,23).
Orang seringkali menganggap ringan untuk 'harga' yg harus dibayar dlm mengikut Tuhan. Bahkan orang tuapun kadang tidak sadar akan tantangan yang akan dihadapi anak2 mereka saat menjalani hidup ini.
Tuhanpun berfirman bhw 'Cawan' tantangan pengujian iman, akan mereka minum.
Artinya, jangan pernah anggap remeh tantangan hidup tanpa bersandar pada Tuhan. bagi anak2 kitapun hrs selalu dlm penyerahan diri kpd Tuhan.
Tak ada peluang bg org yang merasa diri mampu berjalan tanpa Allah.
Minggu, 25 Oktober 2015
Sumbu Kehidupan
Memperhatikan sebuah lilin yang meleleh habis, lalu perlahan2 pudar dan padam nyala sumbunya, sesungguhnya menampilkan satu drama yang mengharukan tetapi sekaligus membanggakan.
Mengharukan karena ia setia memberikan nyalanya sampai akhir, dan membanggakan karena apa yang ia lakukan memberi kegunaan yang luar biasa.
Dikatakan dlm firman Tuhan: "Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran." (Ef.5:9).
Setiap hari waktu hidup kita spt lilin yang terus menyala, dan meleleh habis. Apakah sumbu hdp ini menjadi sesuatu yang bermanfaat, atau hanya menjadi keluhan dan kekecewaan atas hidup yang singkat ini.
Persembahkan hidupmu setiap saat, sbg sesuatu yang memuliakan Tuhanmu .
Selamat beribadah.
Mengharukan karena ia setia memberikan nyalanya sampai akhir, dan membanggakan karena apa yang ia lakukan memberi kegunaan yang luar biasa.
Dikatakan dlm firman Tuhan: "Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran." (Ef.5:9).
Setiap hari waktu hidup kita spt lilin yang terus menyala, dan meleleh habis. Apakah sumbu hdp ini menjadi sesuatu yang bermanfaat, atau hanya menjadi keluhan dan kekecewaan atas hidup yang singkat ini.
Persembahkan hidupmu setiap saat, sbg sesuatu yang memuliakan Tuhanmu .
Selamat beribadah.
Langganan:
Postingan (Atom)